Showing posts with label Sajak. Show all posts
Showing posts with label Sajak. Show all posts

Thursday, August 25, 2011

Ramadhan Yang Tersirat.

Ramadhan Menjelma lagi
Bulan rahmat , bulan maghfirah
Hidup mereka indah
Hidup kami kesah

Ramadhan menjelma lagi
Bulan Berkat Penuh Kebaikan
Hari kami penuh dengan kesalan
Hari mereka penuh dengan keriangan

Ramadhan menjelma lagi
Doa Diterima,Dosa diampunkan
Hati kami  gelisah
Hati mereka meriah

Ramadhan Menjelma lagi
Amalan di tingkatkan dengan pahala berganda
Wajah kami Mendung tak bermaya
Wajah mereka bersinar ceria

Ramadhan Menjelma lagi
Malamnya ada Lailatul qadar
Puasa kami letih dan lesu
Puasa mereka indah dan syahdu


Ramadhan Menjelma lagi
Lailatul qadar penuh keindahan
Malam kami gelap gelita
Malam mereka indah bercahaya


Ramadhan berlalu Syawal Menanti
 Ramadhan pergi, Aidilfitri menanti
Riang gembira hati kami
Hati mereka berduka melihat Ramadhan pergi

Ramadhan berlalu Syawal Menanti
Aidil fitri hari kemenangan bagi mukmin sejati
AidilFiti  mereka bersih dan suci  
Aidil fitri kami penuh debu kekalahan

Untunglah mereka
Rugilah Kami
Selamat Tinggal Ramadhan
Ahlan Wasahlan Syawal

Ramadhan akan datang adakah  milik kami?.

Nukilan: Shah Putra

Sunday, May 15, 2011

Jasamu Dikenang.


Gambar hiasan

Segala bakti yang engkau curahkan
mengajar mendidik anak bangsa
segala jasa yang engkau taburkan
menjadi kenangan tak akan kami lupakan.

Engkau laksana pelita di malam gelita
memancarkan sinar sepenuh rela
jiwamu tabah hatimu cekal
kasihmu suci semangatmu berkobar
yang tak pernah mengenal erti putus asa
yang tak pernah meminta puji dan puja.

Jasamu tak akan luput dalam ingatan kami
sepanjang hayat mekar di sudut had
tiap sepatah katamu mengisi erti
tiap madahmu mengandungi hikmat
pembentuk peribadi penegak kebenaran
pengatur hidup petunjuk kebahagiaan.

Hanya kata-kata ini yang dapat kami lafazkan
terkumpul dari seribu hati menjadi satu
menadah tangan dengan doa restu
kepada Tuhan yang menjanjikan pembalasan
kepadamu guru-guru yang berjiwa mulia
pembimbing petunjuk ke arah maju jaya.

Jujur dan ikhlas engkau berbakti
di kota dan desa atau di hujung negeri
cekal dan tabah menempuh dugaan
hidupmu bagaikan pelita di tengah malam
membakar diri menerangi yang kelam
jasamu akan kami kenang sepanjang zaman.

Ahmad Sarju
Klang
1988
Related Posts with Thumbnails